Hubungi Kami
Dengan WhatsApp

Yan Nugroho Ecosystem Manager

Apakah Tahi Lalat Bisa Berisiko Jadi Kanker Kulit?

Jul 08, 2022

Setiap orang pasti memiliki tahi lalat yang letaknya tersebar di seluruh bagian tubuh, baik di wajah, kaki, tangan, dan bagian tubuh lainnya. Tentu saja tahi lalat bukanlah sesuatu yang berbahaya. Namun ketika bentuknya semakin membesar atau warnanya mencurigakan maka Anda patut waspada, karena bisa saja itu mengarah kepada keganasan.

Umumnya, kanker kulit dibedakan menjadi 2, diantaranya melanoma maligna (MM) dan non melanoma. Yang mana non melanoma juga dibedakan menjadi Basal Cell Carcinoma (BCC)/ basalioma yang memiliki angka kejadian paling besar dari kategori non melanoma yaitu mencapai 75%, Squamous Cell Carcinoma (SCC), dan Skin Adnexal Tumor (SAT).

Dokter spesialis kulit dan kelamin, dr. Sondang MHA Pandjaitan Sirait, SpKK(K), MPd.Ked.,FINSDV, FAADV pada Health Seminar KlikDNA menyampaikan kategori non melanoma berada di urutan kelima sebagai kanker paling sering diderita oleh pria dan wanita. Jumlahnya lebih dari 1 juta kasus yang didiagnosis pada tahun 2018. 

Pertanyaannya, bagaimana membedakan tahi lalat normal dan abnormal? Apakah kanker kulit masih bisa dicegah? Dan bagaimana cara mengetahui risiko dan cara pencegahannya?

Awal Mula Kanker Kulit

Dalam seminar KlikDNA, dr. Sondang menjelaskan terdapat 3 fase kemunculan kanker kulit, diantaranya fase inisiasi, fase promosi, dan fase progresi. 

1. Fase Inisiasi

Pada fase inisiasi, ada suatu zat/ bahan di lingkungan Anda yang bersifat genotoksik atau non genotoksik. Dimana zat inilah yang bereaksi dengan DNA Anda yang dapat menyebabkan mutasi pada DNA. Oleh karena itu, semakin besar inisiatornya, semakin banyak juga produksi sel tumornya.

2. Fase Promosi

Fase kedua dikenal dengan fase promosi. Pada fase ini ada suatu zat yang berperan sebagai promotor atau biasa disebut carcinogenic. Promotor akan merangsang proliferasi agar lebih banyak sel ganas yang diproduksi dan sifatnya dose dependent

3. Fase Progresi

Sementara fase ketiga adalah fase progresi, pada fase ini sudah terjadi perubahan secara struktural dari sel, bentuk selnya pun sudah berubah, dan sudah bisa dideteksi secara histopatologi. Akan tetapi, tingkat keganasan kanker kulit dapat dikurangi dengan menginduksi penghentian siklus sel (cell cycle arrest), membuang sel-sel yang tidak diperlukan tubuh (apoptosis), maupun memperbaiki DNA yang mengalami kerusakan (DNA repair).

Melanoma bukanlah jenis kanker kulit yang paling banyak ditemui, namun bisa menjadi kanker kulit yang paling mematikan. Itulah pentingnya mengenali tahi lalat yang Anda miliki normal atau mengarah pada keganasan.

Dilansir dari health.kompas.com, ciri-ciri tahi lalat yang bisa berisiko menjadi kanker kulit, diantaranya:

  • Bentuknya tidak beraturan/ asimetris;
  • Bagian tepi tidak rata/ berlekuk-lekuk;
  • Warnanya tidak sama, kadang kecoklatan/ kehitaman;
  • Ukurannya cepat membesar.

Kanker kulit merupakan salah satu jenis kanker yang sangat ganas dan mematikan diantara jenis kanker lainnya. Dengan perkembangan teknologi dalam dunia kesehatan, sekarang Anda dapat mengetahui variasi genetik yang dapat meningkatkan risiko kanker kulit melalui DNA profiling.  Dengan mengetahui risikonya sejak dini, tentu saja Anda dapat melakukan upaya pencegahannya. Jadi lebih baik mencegah sekarang daripada tunggu kejadian bukan?

Dengan tes DNA dan mengetahui profil DNA, Anda dapat mengetahui juga pola makan dan gaya hidup yang sehat sesuai genetik Anda. Tentunya dengan gaya hidup yang tepat, tubuh Anda akan lebih sehat dan terhindar dari berbagai penyakit.

Kenali Tahi Lalat Normal dengan Kanker

Anda bisa mengambil sampel DNA hanya dari sebuah alat bernama DNA Key. DNA Key sangat mudah digunakan dan praktis, sehingga cocok digunakan untuk Anda yang sibuk dengan pekerjaan sehari-hari. Anda juga bisa melakukan pengambilan sampel DNA tanpa bantuan tenaga medis, dapat dilakukan dimana dan kapan saja, serta tidak menimbulkan rasa sakit.

Penasaran ingin mendapatkan DNA Key dan bagaimana prosedurnya? Segera hubungi customer support KlikDNA di nomor 0816307362 atau email support@klikdna.com.

Selamatkan masa depan Anda dari serangan kanker kulit dengan mengenal profil DNA. Ciptakan hidup sehat Anda bersama KlikDNA, dimulai dari sekarang!